(PTSB) Pendalaman Terapi Shalat Bahagia
PTSB
PENDALAMAN TERAPI SHALAT BAHAGIA
OLEH: Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag
Jika tak siap bekal dakwah, jangan sekali-kali bertandang ke negeri asing. Itulah hikmah yang bisa kita petik dari perjalanan dakwah Prof. Dr, Ali Aziz, M.Ag. sejak tahun 2000 lelaki kelahiran Lamongan 9 juni 1957 ini, telah memulai perjalanannya ke berbagai negara-negara di Asia dan Eropa. Mulai dari negeri-negeri di Afrika dan Malaysia, sehingga ke Hongkong, Jepang, Inggris, Taiwan, Belanda dan Perancis. Beliau juga merupakam Imam Shalat taraweh di Afrika, asia dan Eropa.
Pendalaman Terapi Shalat Bahagia ini merupakan cara yang ampuh dalam mengatasi masalah-masalah yang kita hadapi contoh masalah penyakit , masalah yang selalu mengganggu kehidupan kita sehari-hari. Pendalaman Terapi Shalat Bahagia ini bukan hanya mengatasi tentang masalah saja, tapi juga mengajarakan kita bagaimana cara melaksanakan Shalat dengan khusyu` dan tenang,
Setiap orang pasti memiliki masalah masing-masing, dan setiap permasalahan pasti ada cara untuk menyelesaikannya. Dalam menghadapi permasalahan kita sehari-hari, kita harus bersabar dan ikhlas. Kita harus ingat bahwa rencana Allah itu indah, dan dibalik semua permasalahan pasti ada hikmah dan tujuan tersendiri. dan janganlah kita mengeluh kepada Allah, karena bentuk dari tidak menerima takdir adalah mengeluh. Seperti firman Allah Swt yang artinya;
“Barang siapa yang tidak senang dengan keputusan dan takdir-ku, maka hendaknya ia mencari tuhan selain aku”(HQR At Thabrany)
“Barangsiapa tidak beriman pada takdir-ku, enak atau tidak enak, maka aku tidak akan mengurusinya lagi”(HQR Abu Ya,la)
Semua bisa diatasi dengan Shalat, masalah apapun yang kita hadapi bisa diatasi dengan Shalat. Allah memberikan beban atau masalah itu sesuai kemampuan hambanya. Maka dari itu untuk mengatasi masalah tersebut lakukanlah Pendalaman Terapi Shalat Bahagia, dan yakinlah bahwa semua masalah dan beban tersebut akan berubah menjadi suatu yang lebih baik bagi kita.
Pentingkah PTSB tersebut buat kita? Pendalaman Terapi Shalat Bahagia sangatlah penting bagi kita, karena PTSB bukan hanya bisa mengatasi masalah yang kita alami sehari-hari, tapi juga kita akan mendapatkan bimbingan tentang shalat dan praktek shalat agar kita bisa memahami dan mengingatnya lebih kuat dan bisa memantapkan keyakinan akan kebesaran Allah, percaya diri, dan optimis akan penyelesaian semua masalah menuju hidup yang lebuh bahagia, dan PTSB juga bisa merubah mindset seseorang untuk lebih ikhlas dan ridlo atas keputusan Allah, lebih percaya diri, optimis, tenang ditengah keluarga, dan kesembuhan dari beberapa penyakit setelah mengikuti PTSB. Tujuan utama shalat adalah kokohnya mindset T2Q (tawakal, tumakninah dan qona`ah), sedangkan kesembuhan, rizki dan sebagainya hanya bonus semata, sekalipun semua itu sangat kita butuhkan.
Sebelum dimulainya proses kegiatan Pendalaman Terapi Shalat Bahagia kita harus memenuhi syarat-syarat yaitu menulis 10 orang yang paling berjasa dalam hidup anda. 5 orang yang menjengkelkan/menyakitkan anda. 10 dosa yang pernah anda lakukan. 30 nikmat terbesar yang anda rasakan (sejak kecil hingga sekarang). 10 masalah yang paling mengganggu/menyedihkan dalam perjalanan hidup anda. (ada yang bersifat rahasia ada yang tidak).
Apa saja kalimat kunci terapi Shalat bahagia? Kalimat kunci terapi shalat bahagia adalah: hafalkan dan hayati isi kalimat kunci untuk semua gerakan: SUBHAN, TURUT HADIR di MASJID untuk AKSI SOSIAL serta dilengkapi dengan renungan (dalam hati, tidak boleh diucapkan).
Di dalam praktek Pendalaman Terapi Sholat Bahagia atau disingkat PTSB terdapat cara yang berbeda, yaitu;
1. Doa sholat➡RENUNGAN DALAM HATI➡Gerakan Berikutnya.
Ini khusus untuk shalat sendiri, tidak untuk shalat berjamaah.
2. Perbanyak doa di dalam shalat dari pada setelahnya.
Ketika berdoa di dalam shalat, utamakan ketika sujud kedua setiap rakaat.
3. Jangan sekaligus, lakukanlah secara bertahap.
Ketika kita mengaplikasikan pada realita jangan secara langsung.
Kalimat kunci shalat bahagia yang pertama ialah SUBHAN yang berarti (Syukur, bimbingan, ketahanan iman). Posisi ini dilakukan saat berdiri, arti dari SUBHAN sendiri memiliki renungan/doa yang berbeda-beda.
Yang pertama ialah Syukur: “Wahai Allah, aku bersyukur atas semua nikmatmu,”
Kedua ialah Bimbingan: “Bimbinglah aku dan keluargaku agar tetap dijalan yang benar”
Dan yang ketiga ialah Ketahanan iman: “berilah aku ketahanan iman untuk melawan hawa nafsu agar selamat dari kesesatan dan murka-Mu”.
Tambahan renungan (jika ingin lebih detail):
1. Aku berterima kasih atas semua nikmat-Mu, yaitu (sebutkan nikmat terbesar yang pernah anda rasakan). Ampunilah aku, karena sering mengeluh dan kurang berterima kasih padamu.
2. Wahai Allah, setiap saat, aku, istri/suami dan anak-anakku menghadapi godaan dosa, terutama godaan harta dan nafsu terhadap pria atau wanita yang engkau haramkan. Berikan kami ketahanan iman agar ketampanan, kecantikan, kekayaan, dan fasilitas kekuasaan tidak menjerumuskan kami ke dalam dosa.
Kalimat kunci terapi shalat bahagia yang kedua ialah TURUT yang berarti (Tunduk; Menurut), posisi ini dilakukan saat Rukuk, renungan dari arti TURUT ialah:
Yang pertama ialah Tunduk: “Wahai Allah, aku tunduk-membungkuk kepada kehendak-Mu. Aku bertasbih dan menyerahkan hidup-mati, sehat-sakit, kaya-miskin dan semua persoalan kepada-Mu”.
Yang kedua ialah Menurut: “Aku menurut kepada semua perintah-Mu. Ampunilah dosa-dosaku”.
Ada juga tambahan renungan (jika ingin lebih detail):
1. Wahai Allah, aku mempunyai masalah, yaitu (sebutkan masalah yang paling mengganggu/menyedihkan dalam hidup anda).
2. Wahai Allah, aku ikhlas, ridlo, tidak mengeluh atas masalah tersebut. Jika pernah mengeluh itu karena kebodohanku. Ampunilah aku.
3. Wahai Allah, aku yakin (3x) Engkau (pasti 3x) Maha Kuasa Menolong aku. Engkau pasti (3x) menyayangi aku, dan tidak mungkin membiarkan aku sendirian menghadapi masalah dan harapanku itu.
4. Wahai Allah, aku pasrah (3x); aku pasrahkan masalah tersebut kepada-Mu. Terserah Engkau, sebab Engkau pasti (3x) memberi yang terbaik untukku. Aku ikhlas apapun keputusan-Mu.
Kalimat kunci terapi shalat bahagia yang ketiga ialah HADIR yang berarti (Hak Pujian; Takdir) posisi ini dilakukan saat I`tidal. Arti dari HADIR memiliki renungan yang berbeda-beda, yaitu:
Yang pertama ialah Hak Pujian: “Hanya Engkau yang berhak dipuji. Ampunilah aku karena terlintas mengharap pujian manusia”
Yang kedua ialah Takdir Allah: “semua hal terjadi atas takdir-Mu. Aku ridlo dam ikhlas menerimanya.”
Tambahan renungan (jika ingin lebih detail):
1. Wahai Allah, hapuskan dihatiku dari mengharap penghormatan, pujian dan terima kasih orang. Sebaliknya, jadikan aku delalu menghormati, menghargai dan berterima kasih kepada orang. Kuatkan kesabaranku menghadapi cacian dan kezaliman orang.
2. Aku ikhlas, ridlo, tidak mengeluh atas takdir-Mu. Rencana-Mu pasti (3x) lebih baik dari rencana hidupku. Takdir-Mu pasti (3x) yang terbaik untukku.
Kalimat kunci terapi shalat bahagia yang ke empat ialah MASJID yang berarti (Maaf, Sinar, Jiwa dan Raga). Posisi ini dilakukan saat Sujud, arti dari MASJID memiliki renungan yang berbeda-beda yaitu:
Yang pertama ialah Maaf: “Maafkan dosa-dosaku, bapak-ibu dan keluargaku.”
Kedua ialah Sinar: “Sinarilah hati, lidah, mata, dan telingaku agar selalu berbuat yang Engkau ridloi”.
Ketiga ialah Jiwa dan raga: “Jiwa dan ragaku dalam kekuasaan-Mu. Aku serahkan hidup-mati, sehat-sakit, kaya-miskin dan semua persoalan kepada-Mu”.
Tambahan renungan (jika ingin lebih detail)
1. Wahai Allah, Ampunilah aku, kedua orang tuaku, istri/suami, dan anak-anakku, lebih-lebih mereka yang telah meninggal dunia. Jauhkan mereka dari siksa kubur dan neraka. Jadikan kuburan sebagai taman surge yang menyenangkan mereka. Jika dalam pandangan-Mu ada kebaikan pada diriku, jadikan kebaikan itu bagian dari pahala yang teralirkan untuk ibu-bapakku, guru-gurku, keluargaku, dan semua orang yang berjasa mengantarkan aku sampai menjadi “orang” seperti ini.
2. Berikan cahaya-Mu untukku, istri/suami dan anak-anakku, agar hatiku bersih dari iri dan dengki. Jadikan semua perkataan kami benar dan menyemangati semua orang; serta telinga kami peka terhadap Al Qur`an dan panggilan azan.
3. Wahai Allah, aku mempunyai masalah, yaitu….(sebutkan masalah yang paling mengganggu/menyedihkan dalam hidup anda).
Wahai Allah, aku ikhlas, ridlo, tidak mengeluh atas masalah tersebut. Jika pernah mengeluh itu karena kebodohanku. Ampunilah aku.
Wahai Allah, aku yakin (3x) Engkau (pasti 3x) Maha Kuasa Menolong aku. Engkau pasti (3x) menyayangi aku, dan tidak mungkin membiarkan aku sendirian menghadapi masalah dan harapanku itu.
Wahai Allah, aku pasrah (3x); aku pasrahkan masalah tersebut kepada-Mu. Terserah Engkau, sebab Engkau pasti (3x) memberi yang terbaik untukku. Aku ikhlas apapun keputusan-Mu.
Kalimat kunci Terapi Shalat Bahagia yang kelima ialah AKSI yang berarti (Ampunan, Kasih, Sejahtera, iman) posisi tersebut dilakukan saat Duduk Antara Dua Sujud. Arti kata tersebut memiliki arti renungan yang sangat singkat, yaitu:
Wahai Allah, berilah aku: “Ampunan, Kasih, Sejahtera, dan iman”
Tambahan renungan (jika ingin detail)
1. Wahai Allah, ampunilah dosa-dosaku.
2. Kasihanilah aku. Cintailah aku. Jadikan hidupku penuh kasih bersama keluarga dan semua manusia. Kasihanilah aku yang telah berusaha keras untuk membahagiakan keluargaku. Kepada siapa lagi aku memohon belas kasih jika bukan kepada-Mu.
3. Berilah aku rizki yang melimpah untuk keluarga, syiar agama, dan menolong fakir miskin. Jadikan aku lebih senang meberi daripada diberi. Berilah aku kesehatan dan kesembuhan dari semua penyakit.
4. Kuatkanlah imanku, agar aku semakin dekat dengan-Mu, sabar dan tegar menghadapi apapun cobaan dari-Mu.
Dan kalimat kunci terapi shalat bahagia yang terakhir ialah Sosial yang berarti (Sholawat, Persaksian, Tawakal) posisi tersebut dilakukan saat Tasyahud, Dan juga memiliki renungan yang berbeda-beda, yaitu:
Yang pertama ialah Sholawat: “Sholawat dan salam untuk nabi SAW. Berikan aku kekuatan menyontoh akhlaknya”.
Yang kedua ialah Persaksian: “Aku bersaksi, tiada tuhan selain Engkau, dan Muhammad adalah utusan-Mu. Jadikan syahadat pegangan dan penutup hidupku”.
Dan yang ketiga ialah Tawakal: “Aku serahkan hidup-mati, sehat-sakit kaya-miskin dan semua persoalan kepada-Mu”.
Tambahan renungan (jika ingin lebih detail)
1. Jadikan aku, istri/suami dan anak-anakku berakhlak seperti nabi-Mu. Mudahkan aku dan keluarga beribadah di Makkah dan Madinah, serta berdoa di dekat makam nabi-Mu. Aku berharap di hari kiamat kelak mendapat syafa`at nabi-Mu. Di surge, Engkau pertemukan kami sekeluarga dengan nabi-Mu.
2. Jadikan syahadat penambah percaya diriku, penghilang kecemasanku, penyemangat kerjaku, dan penguat optimisku. Jadikan la ilaha illallah kata terakhirku ketika malaikat izrail mencabut nyawaku.
3. Wahai Allah, aku mempunyai masalah, yaitu….(sebutkan masalah yang paling mengganggu/menyedihkan dalam hidup anda).
Wahai Allah, aku ikhlas, ridlo, tidak mengeluh atas masalah tersebut. Jika pernah mengeluh itu karena kebodohanku. Ampunilah aku.
Wahai Allah, aku yakin (3x) Engkau (pasti 3x) Maha Kuasa Menolong aku. Engkau pasti (3x) menyayangi aku, dan tidak mungkin membiarkan aku sendirian menghadapi masalah dan harapanku itu.
Wahai Allah, aku pasrah (3x); aku pasrahkan masalah tersebut kepada-Mu. Terserah Engkau, sebab Engkau pasti (3x) memberi yang terbaik untukku. Aku ikhlas apapun keputusan-Mu.
4. Wahai Allah, sekarang aku lebih bahagia. Aku menoleh kekanan dan kiri. Berikan kemudahan hidup, kesuksesan dan bahagia semua orang disebelah kanan dan kiriku, assalamua`alaikum warahmatullah.
Bisakah Shalawat Nabi untuk Pengantar Doa?
Shalawat adalah doa khusus untuk Nabi SAW. Tapi, Anda boleh mengaitkannya dengan masalah dan harapan Anda. Contoh:
Shalawat Dan Doa
by: Moh. Ali Aziz
Ya Rabbi sholli ‘ala Muhammad
Ya Rabbi sholli ‘alaihi wasllim
=====
Wahai Allah Kami Bersholawat,
Dari Nabi Kami harap syafa’at
Wahai Pengampun segala dosa.
Ampuni Kami dan orang tua
Wahai Allah, yang Maha Kuasa
Berikan rahmat untuk orang tua
Ya Rahman Rahim Maha Pemurah,
Mudahkan Kami ziarah Ke Makkah
Wahai Penyembuh semua Penyakit,
Sembuhkan semua Hambap-Mu yang sakit
Wahai Pengatur alam semesta,
Jadikan Kamu Keluarga Bahagia
Ya Razzaq Allah Yang Maha Kaya,
Berikan kami rizki Yang Berkah
Wahai Pengendali langit dan bumi,
Gagalkan orang dhalim pada kami
Wahai Pengasih tiada batas
Kuatkan kami Sabar dan Ikhlas.



Comments
Post a Comment